Tips Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Untuk Rumah

SitusBangunan.com, pada kesempatan kali ini akan mengulas informasi mengenai Tips Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Untuk Rumah. Semoga informasi yang diberikan bisa bermanfaat bagi rekan-rekan semua. Jika tidak keberatan untuk membagikan ulasan ini, maka tidak ada salahnya jika membagikannya di tombol share yang telah disediakan.

Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Lantai / Dinding – Dalam sebuah rumah, lantai dan dinding memang terbilang cukup perlu untuk dilapisi dengan material-material tertentu. Dan adapun material bangunan yang bisa dipergunakan untuk melapisi kedua bidang tersebut, salah satunya adalah keramik. Dengan terlapisinya bagian lantai oleh keramik, otomatis bagian itu akan menjadi tampak lebih elegan sekaligus lebih mudah untuk dibersihkan. Sedangkan keuntungan dari dinding yang dilapisi dengan keramik, diantaranya ialah tampak lebih menjanjikan dan mungkin bisa menambah umur atau memperkuat dinding itu supaya jadi lebih awet.
Tips cara menghitung jumlah kebutuhan keramik tangga, lantai, dinding, rumah minimalis, ukuran 20x20, 25x25, 30x30, 40x40, 50x50, 60x60, 80x80, ruang tamu, kamar tidur, kamar mandi, dapur, marmer, granit, batu alam, lantai kayu, vinyl.
Tips Cara Menghitung Kebutuhan Keramik (Image Via kompas.com)
Ketika hendak membeli keramik yang mana nantinya digunakan untuk melapisi lantai ataupun dinding, tentu calon konsumen disarankan untuk lebih jeli, terkhusus saat pemilihan keramik berlangsung. Supaya hasil yang diperoleh lebih memuaskan, maka calon pembeli harus mengetahui mana keramik yang bagus dan bisa sesuai untuk di pasang pada sebuah rumah. Kualitas tinggi, ketepatan motif dan harga keramik lantai maupun dinding yang sesuai adalah hal yang perlu diutamakan ketika membeli keramik. Disamping itu, masih ada hal lain yang perlu untuk dipertimbangkan ketika hendak membeli keramik. Dan adapun hal seperti yang dimaksud salah satunya adalah mengenai cara menghitung kebutuhan keramik dinding atau lantai rumah

Dengan mengetahui cara menghitung kebutuhan keramik, tentunya hal ini sangat penting. Pasalnya jika metode tersebut tidak diketahui, maka dikhawatirkan apabila pada nantinya akan terjadi hal-hal yang kurang diinginkan, terutama kurangnya jumlah keramik yang diperlukan. Disisi lain, pecahnya keramik saat pemasangan juga tak jarang terjadi. Itu sebabnya, memberikan toleransi atau jumlah lebih pada keramik yang dibeli juga terbilang cukup penting. Terlepas dari itu semua, bagi rekan-rekan yang hendak memasang keramik pada lantai atau dinding dan berkeinginan untuk membelinya, namun masih belum tahu bagaimana cara menghitung kebutuhan jumlah keramik dinding atau lantai, maka tidak ada salahnya jika menyimak beberapa ringkasan berikut;

Menghitung Luas Lantai Ruangan

Langkah awal dari cara menghitung kebutuhan keramik lantai / dinding ialah dengan menghitung luas ruangan. Metode tersebut dilakukan tak lain adalah untuk mengetahui luas secara keselurahan dari permukaan bidang lantai yang akan dilapisi menggunakan keramik lantai, granit, marmer, lantai kayu, vinyl, batu alam dan lain sebagainya.

Memilih Ukuran Keramik

Apabila permukaan lantai dari dalam ruangan sudah diketahui luasnya, maka langkah selanjutnya adalah dengan menentukan atau memilih ukuran keramik yang akan dipasang. Ketika ukuran telah ditentukan, selanjutnya hitung luas total keramik yang dipilih. Jika misalnya memilih keramik dengan ukuran 20x20 yang berisi 25 keping dalam satu dus, maka bisa dipastikan kalau luas totalnya adalah 1 m2 (0,20 x 0,20 x 25 = 1 m2).

Menghitung Jumlah Keramik yang Dibeli

Saat menghitung jumlah keramik yang harus dibeli, ada baiknya bila calon pembeli memberikan toleransi atau dengan jumlah yang lebih pada yang akan dibeli. Hal tersebut dilakukan agar nantinya memiliki cadangan keramik apabila terjadi hal-hal yang cenderung kurang diinginkan seperti terjadinya pecah keramik saat pemasangan berlangsung. Toleransi atau pembelian keramik dengan jumlah yang lebih bisa berkisar antara 3% -4%. Bila lebih dari presentase tersebut juga tidak ada salahnya.

Tips Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Lantai / Dinding

Contoh Soal:

Mas Anang mempunyai kamar tidur dengan ukuran 5 x 5 m. Ruang tamu berukuran 2 x 3 m. Beliau ingin memasang keramik dengan ukuran 20x20 untuk kedua ruangan tersebut. Berapakah jumlah keramik yang harus dibeli oleh Mas Anang? 

Diketahui:

  • Luas Kamar Tidur = 5 x 5 = 25 m2 = 250.000 cm2
  • Luas Ruang Tamu = 2 x 3 = 6 m2 = 40.000 cm2.

Ditanyakan: Berapa jumlah keramik yang harus dibeli?

Jawab:


I. Mencari Luas Ruangan

  • Luas Kamar Tidur = 5 x 5 = 25 m2 = 250.000 cm2
  • Luas Ruang Tamu = 2 x 3 = 6 m2 = 60.000 cm2.

II. Mencari Luas Keramik

  • 20 x 20 = 400 cm2.

III. Mencari Jumlah Kebutuhan Keramik / Keping

  • Kebutuhan Kamar Tidur (250.000 ÷ 400) + (3% dari kebutuhan keramik) = 625 + 18,75 = 643,75 dibulatkan menjadi 644.
  • Kebutuhan Ruang Tamu (60.000 ÷ 400) + (3% dari kebutuhan keramik) = 150 + 4,5 = 154,5 dibulatkan menjadi 155.

IV. Mencari Jumlah Total Kebutuhan Keramik / Kardus

  • Kebutuhan keramik Kamar Tidur / kardus = 644 ÷ 25 = 25,76 dibulatkan menjadi 26 kardus.
  • Kebutuhan keramik Ruang Tamu / kardus = 155 ÷ 25 = 62,2. Karena sudah diberi toleransi sebesar 3% maka tidak diharuskan untuk membulatkannya menjadi 63 kardus.

Cara menghitung jumlah kebutuhan keramik lantai atau dinding seperti yang baru saja disampaikan merupakan beberapa metode yang berhasil diringkas dengan melibatkan berbagai sumber. Cara menghitung kebutuhan keramik tidak hanya dengan beberapa cara tersebut saja. Akan tetapi, mungkin masih ada banyak cara lainnya. Meski demikian, namun beberapa contoh yang telah disajikan seperti halnya di atas, setidaknya masih bisa rekan-rekan jadikan sebagai cara menghitung kebutuhan keramik ketika hendak membelinya.